logo

Raih Medali Emas Kejurnas, Dwi Ratnawati Belum Habis

Raih Medali Emas Kejurnas, Dwi Ratnawati Belum Habis

Dwi Ratnawati diapit peraih medali perak dan perunggu di podium juara.
Dwi Ratnawati mengaku dirinya masih sanggup berbuat banyak untuk negara dan bangsa seandainya diberi kesempatan mengasah kemampuannya di Pelatnas.

 

JAKARTA (Suara Karya): Mantan atlet nasional lempar cakram Dwi Ratnawati asal Jawa Tengah ternyata belum habis. Wanita 35 tahun ini berhasil menyingkirkan para juniornya pada Kejuaraan Nasional (Kejurnas) Atletik 2017 yang berlangsung di lintasan Atletik Rawamangun, Jakarta Timur, kemarin.

Kemenangan Nana, panggilan akrab Dwi Ratnawati di nomor lempar cakram pada lomba hari pertama Rabu (6/12), seolah-olah mengingatkan PB PASI bahwa Nana masih bisa bersaing dengan atlet-atlet muda lainnya. Sayangnya, disebut-sebut Nana terbuang dari Pelatnas lantaran ada faktor like and dislike di tubuh PB PASI.

Pada lomba nomor lempar cakram tersebut Nana berhasil melempar cakram sejauh 43,46 meter, disusul atlet Riau Sulastri dengan lemparan 43,36 meter. Sementara tempat ketiga ditempati atlet Jawa Timur Pelupi Ardanari dengan lempatan 42,61 sekaligus meraih medali perunggu.

Nana mengaku sebenarnya lemparannya bisa lebih jauh dari hasil sekarang ini, seandainya ia punya banyak waktu latihan menghadapi Kejurnas kali ini. “Saya mempersiapkan diri hanya dua pekan menjelang Kejurnas,” kata Nana yang masih memegang rekornas lempar cakram dengan lemparan 50,68 meter yang dibuatnya pada Kejurnas 27 April 2008.

Dikatakan Nana, sebenarnya ia masih sanggup berbuat banyak untuk negara dan bangsa seandainya diberi kesempatan mengasah kemampuannya di Pelatnas. Begitu juga dengan sejumlah atlet lain yang masih mampu berprestasi namun sudah ‘dipinggirkan’ dengan alasan faktor usia.  

Namun ada rasa pesimistis dalam dirinya kalau situasi dan kondisi di PB PASI masih sekarang ini. Nah, seperti apa kondisi PB PBSI sekarang ini? hanya orang-orang atletik lah yang tahu. ***

 

Markon Piliang
Wartawan Suara Karya, memulai karier jurnalistik sejak 1989. Lulus uji kompetensi PWI. Email : markpiliang@yahoo.com
Editor :