logo

Airlangga Bisa Dongkrak Elektabilitas dan Membawa Pembaruan Golkar

Airlangga Bisa Dongkrak Elektabilitas dan Membawa Pembaruan Golkar

Airlangga Hartarto. (Ist)
Sosok Airlangga dianggap bersih serta jauh dari kasus korupsi. Airlangga juga diyakini mampu mengelola kekuatan-kekuatan yang ada di Golkar.

JAKARTA (Suara Karya): Airlangga Hartarto dlyakini bisa mendongkrak elektabiliras Golkar. Dia juga mampu mengelola kekuatan-kekuatan yang ada di partai berlambang beringin itu, menuju ke arah yang lebih baik.

Keyakinan itu diungkapkan oleh Agung Laksono, dan Agus Gumiwang Kartasasmita, akhir pekan lalu.

Sosok Airlangga dianggap bersih serta jauh dari kasus korupsi. Airlangga juga diyakini mampu mengelola kekuatan-kekuatan yang ada di Golkar.

Ketua Umum Kosgoro 1957 Agung Laksono, mendeklarasikan dukungannya kepada Airlangga lantaran diyakini mampu memunculkan penampilan baru Goljar dan bisa menjadi motor penggerak membangun mental baru bagi kader partai.

Sedangkan Ketua DPP Golkar Agus Gumiwang Kartasasmita juga yakin Airlangga bisa mengubah arah Partai Golkar ke arah lebih baik.

"Ini bukan hanya soal menyelamatkan partai Golkar dari kehancuran, tetapi ini juga soal strategi meningkatkan elektabilitas partai," kata Agus.

Agus menjelaskan, persoalan pokok yang dihadapi Partai Golkar saat ini adalah budaya kerja berpolitik di era demokrasi yang jauh berbeda dari era sebelumnya. Ia menilai kerja politik Golkar tidak terarah sehingga memunculkan banyak kader partai tanpa rekam jejak jelas dan memperoleh posisi strategis di tingkat kepengurusan partai.

Sekretaris Fraksi Golkar di DPR ini pun meyakini Airlangga bisa mengubah arah Golkar tersebut menjadi lebih baik.

"Pak Airlangga memiliki prasyarat, baik individual maupun  secara politik, untuk mewujudkan penyelamatan partai. Dia  bersih dan tidak bermasalah dengan hukum," ucap Agus.

Sebelumnya diberitakan, elektabilitas Golkar semakin menyusut. Survei yang dirilis Poltracking misalnya, menyebutkan bahwa elektabilitas Golkar hanya 10,9 persen, kalah dari Gerindra dengan elektabilitas 13,6 persen. Posisi elektabilitas paling tinggi adalah PDI-P dengan 23,4 persen. ***

Laksito Adi Darmono
Wartawan Suara Karya. Email: dlaksitoadi@yahoo.com.
Editor :