logo

Kemenko PMK: Dongkrak Pariwisata, Ada Penerbangan Langsung China-Manado

Kemenko PMK: Dongkrak Pariwisata, Ada Penerbangan Langsung China-Manado

Turis China. (Ist)
Turis China yang berkunjung ke Indonesia rata-rata 180.000 orang/bulan dan pada musim liburan dan musim panas bisa mencapai lebih dari 220.000 orang setiap bulan.

JAKARTA (Suara Karya): Pemerintah melalui Kementerian Koordinator Pembangunan Manusia dan Kebudayaan (Kemenko PMK) meyakini pertumbuhan ekonomi bisa diwujudkan melalui sektor pariwisata. Salah satu upaya untuk mencapai hal tersebut, pemerintah Indonesia menargetkan China sebagai salah satu negara yang bisa mendatangkan wisatawan asing ke Indonesia hingga 10 juta wisatawan.

"Kedua negara (Indonesia-China) telah menjalin hubungan baik. Ini harus menjadi momentum kita bersama," ucap Puan Maharani dalam Pertemuan Tingkat Tinggi Hubungan Antarmasyarakat Indonesia-China ke-3 di Hotel Alila Surakarta, Jawa Tengah, Selasa (28/11).

Menurut Puan, hubungan kerja sama tersebut tak hanya bisa meningkatkan hubungan kebudayaan dan pendidikan, mamun juga harus bisa menjadi momentum untuk melakukan promosi wisata dengan baik. Karena itu, kedua negara perlu memberikan fasilitas promosi wisata yang memadai, mendorong media agar aktif mempromosikan berbagai destinasi wisata, serta pendidikan bahasa Mandarin yang selama ini telah berlangsung, dapat ditingkatkan lagi.

"Saat ini pemerintah Indonesia telah membuka jalur penerbangan langsung dari China ke Indonesia Manado, Sulawesi Utara," ujar Puan.

Disisi lain, Deputi Bidang Koordinasi Pendidikan dan Agama Kemenko PMK, Agus Sartono, optimistis dengan disepakatinya nota kesepahaman bersama China tersebut dapat terus meningkatkan jumlah wisatawan China ke Indonesia. "Kondisi tahun ini jumlah wisatawan sudah lebih dari 1,4 juta dari China. Dan kita yakin dengan kerja sama 2 negara ini, kita akan mengalami peningkatan," kata Agus.

Tahun 2020 Indonesia menargetkan 20 juta wisman, separo di antaranya berasal dari China.

Data BPS mengungkap selama periode Januari-Agustus 2017, jumlah kunjungan wisman ke Indonesia mencapai 9,25 juta kunjungan atau naik 25,68% dibandingkan dengan jumlah kunjungan wisman pada periode yang sama tahun sebelumnya yang berjumlah 7,36 juta kunjungan.

Turis China yang berkunjung ke Indonesia rata-rata 180.000 orang/bulan dan pada musim liburan dan musim panas bisa mencapai lebih dari 220.000 orang setiap bulan.

Lima tahun ke depan diperkirakan ada 280 juta turis China berkunjung ke ASEAN.

Sebelumnya, Pelaksana Tugas Deputi bidang Koordinasi Pariwisata Kemenko PMK, Nyoman Shuida, menuturkan, Indonesia memiliki banyak destinasi wisata menarik selain Bali.

Ada 10 destinasi wisata prioritas atau yang disebut dngan "Bali Baru" yakni: Danau Toba di Sumatra Utara, Candi Borobudur di Yogyakarya, Mandalika di NTB, Labuan Bajo di NTT, Tanjung Kelayang di Kepulauan Bangka Belitung, Tanjung Lesung di Banten, Kepulauan Seribu di Jakarta, Bromo Tengger Semeru di Jawa Timur, Wakatobi di Sulawesi Tenggara, dan Morotai di Maluku Utara. ***

Laksito Adi Darmono
Wartawan Suara Karya. Email: dlaksitoadi@yahoo.com.
Editor :