logo

Kemenko PMK Siap Kawal Festival Gayo Alas Mountain International

Kemenko PMK Siap Kawal Festival Gayo Alas Mountain International

Wisman Jepang mengagumi dataran Tinggi Gayo Aceh. (Ist)
Presiden Jokowi mengarahkan agar kawasan Dataran Tinggi Gayo didorong percepatan pembangunannya, mengingat potensi alamnya yang sangat kaya.

JAKARTA (Suara Karya): Pemerintah melalui Kementerian Koordinator Pembangunan Manusia dan Kebudayan mengapresiasi kegiatan yang akan dilaksanakan oleh Gubernur dan 4 Bupati Dataran Tinggi Aceh dalam program “Gayo Alas Mountain International Festival”.

Empat bupati tersebut adalah Bupati Aceh Tengah Nasaruddin, Bupati Bener Meriah Ahmadi SE, Wakil Bupati Aceh Tenggara Bukhari, dan Wakil Bupati Gayo Lues Said Sani.

Sebelumnya, Kemenko PMK telah menggelar rapat koordinasi di Kantor Kemenko PMK, Jakarta, Senin (13/11). Menurtu Pelaksana Tugas (Plt) Nyoman Shuida, langkah koordinasi dari Kementerian PMK itu, atas tindak lanjut dari harapan Presiden Joko Widodo ketika berkunjung ke Tanah Gayo 2 Maret 2016.

"Bapak Presiden mengarahkan agar kawasan Dataran Tinggi Gayo didorong percepatan pembangunannya, mengingat potensi alamnya yang sangat kaya," kata Nyoman.

Kementerian PMK akan melakukan langkah koordinasi dengan program -program yang ada di kementerian dan lembaga lainnya, termasuk Festival Gayo Alas Mountain International.

 "Kita bersama-sama akan mengawal secara ketat agar berjalannya festival tersebut bisa maksimal," ujarnya.

Wakil Gubernur Nova Iriansyah menyambut positif langkah Kemenko PMK yang dinilainya strategis tersebut. "Ini sejalan dengan visi misi gubernur dan wakil gubernur Aceh periode 2017-2022," kata Nova Iriansyah.

Disisi lain, Wakil Bupati Gayo Lues, Said Sani mengatakan, kegiatan tersebut akan mampu memberi dampak ekonomi kepada seluruh wilayah di Aceh, bukan hanya terbatas di 4 kabupaten. Karena itu, even tersebut diharapkan bisa diikuti dengan pembenahan infrastruktur secara permanen sehingga bisa dinikmati masyarakat.

"Ide ini harus bisa mendorong pertumbuhan ekonomi baru di daerah. Masyarakat kami membutuhkan pengembangan kawasan, dengan ciri daerah yang sangat khas, berbukit-bukit," ujar Said Sani. ***

Laksito Adi Darmono
Wartawan Suara Karya. Email: dlaksitoadi@yahoo.com.
Editor :