logo

Capaian di Bawah Target, Menko PMK Minta Penanganan Stunting Dipercepat

Capaian di Bawah Target, Menko PMK Minta Penanganan Stunting Dipercepat

Dok. Kemenko PMK.
Angka penurunan stunting hingga kini telah mencapai angka 27,5 persen, lebih rendah dari target sebesar 28 persen.

JAKARTA (Suara Karya): Menko PMK, Puan Maharani, minta program penanganan stunting (masalah kurang gizi kronis pada anak) dipercepat dengan menentukan desa sasaran.

Angka penurunan stunting hingga kini telah mencapai angka 27,5 persen atau lebih rendah dari target penurunan stunting sebesar 28 persen.

“Meskipun menurun, stunting tetap jadi masalah serius bagi kita,” tegas Menko PMK dalam keterangan tertulisnya, Selasa.

Puan menambahkan, pada dasarnya semua kementerian dan lembaga sudah punya program intervensi penanganan stunting. "Yang terpenting sekarang adalah kita harus menentukan dengan jelas mana saja desa yang menjadi lokasi sasaran program intervensi ini,” katanya lagi.

Desa yang akan ditentukan menjadi sasaran program intervensi adalah desa yang diketahui punya angka stunting tinggi dan kekurangan sarana sanitasi dan air bersih serta fasilitas layanan kesehatan.

Untuk tahun 2017 ini, program intervensi penanganan stunting menyasar 8 kabupaten. Sedangkan tahun 2018 akan menyasar 100 kabupaten/kota.

"Jika sudah ditetapkan mana saja desa di kabupaten itu, dengan program-program yang sudah dimiliki oleh kementerian/lembaga, bukan tidak mungkin kalau program intervensi penangan stunting ini dapat menjadi program pengentasan kemiskinan di desa-desa,” papar Menko PMK.

Menurutnya lagi, pembangunan sarana sanitasi, embung desa, sarana air bersih, PAUD, Polindes dan sebagainya dapat dimanfaatkan tidak hanya untuk melakukan pencegahan tetapi juga dapat mulai membudayakan gerakan hidup bersih dan sehat.

Masalah penanganan stunting menjadi agenda pembahasan dalam rakor di Kantor Wakil Presiden pada Agustus 2017 lalu, dilanjutkan dengan Rapat Koordinasi Tingkat Menteri (RTM) di Kantor Kemenko PMK awal November lalu. ***

Laksito Adi Darmono
Wartawan Suara Karya. Email: dlaksitoadi@yahoo.com.
Editor :