logo

Presiden Joko Widodo Lantik Pasangan Pemimpin Baru DKI Jakarta

Presiden Joko Widodo Lantik Pasangan Pemimpin Baru DKI Jakarta

Presiden Joko Widodo di dampingi Ibu Negara Iriana Joko Widodo menyampaikan ucapan selamat kepada Gubernur Anies Basweda
Berbagai kalangan menyanyangkjan ketidakhadiran mantan Gubernur DKI Djarot pada acara pelantikan dan agenda serahterima memori jabatan di Istana Negara serta Balai Kota DKI. Berbagai komentar pun memojokkan Djarot, sebagai pemimpin yang kurang bijaksana.

JAKARTA (Suara Karya): Acara pelantikan duet pemimpin baru Jakarta Anies Rasyid Baswedan dan Sandiaga Salahudin Uno yang dilakukan Presiden Joko Widodo (Jokowi) di Istana Negara berlangsung khidmat.

Mulai Senin (16/10) petang pasangan ini menjadi gubernur dan wakil gubernur Provinsi DKI Jakarta, maksa' 2017-2022.

. Pengambilan sumpah dan janji Anies dan Sandiaga berdasarkan Keppres Nomor 83 P/ Tahun 2017 tentang Pengesahan Pemberhentian Gubernur DKI Sisa Masa Jabatan Tahun 2012-2017 dan Pengesahan Pengangkatan Gubernur dan Wakil Gubernur DKI Masa Jabatan Tahun 2017-2022 disaksikan Wakil Presiden Jusuf Kalla.

Ketua Umum Gerindra Prabowo Subianto, Ketua DPR Setya Novanto, Ketua DPD Oesman Sapta Odang, dan jajaran menteri Kabinet Kerja.

Prosesi upacara pelantikan diawali di Istana Merdeka, di mana Presiden Jokowi didampingi Menteri Dalam Negeri Tjahjo Kumolo secara resmi menyerahkan petikan Keputusan Presiden (Keppres) kepada calon gubernur dan wakil gubernur. Usai penyerahan Keppres, Presiden Jokowi didampingi Wapres Jusuf Kalla dan Menteri Dalam Negeri Tjahjo Kumolo memimpin prosesi kirab untuk mengantar pasangan gubernur-wakil gubernur DKI dari Istana Merdeka menuju lokasi pelantikan di Istana Negara.

QqAnies yang lahir di Kuningan, Jawa Barat, pada 7 Mei 1969, dikenal sebagai seorang akademisi.

Presiden Jokowi pernah mempercayakan Anies menempati posisi Menteri Pendidikan dan Kebudayaan sejak 26 Oktober 2014 hingga digantikan Muhadjir Effendy saat perombakan Kabinet Kerja, pada 27 Juli 2016.

Anies dan Sandiaga memenangkan Pemilihan Gubernur DKI, pada 2017. Pasangan Anies-Sandiaga yang diusung Partai Gerindra dan Partai Keadilan Sejahtera, berhasil meraih 57,95 persen suara. Duet pemimpin anyar Ibu Kota ini mengalahkan incumbent Basuki Tjahaja Purnama (Ahok) dan Djarot Saeful Hidayat yang bekas Wali Kota Blitar.

Usai dilantik, Anies dan Djarot menaiki mobil dinas Gubernur dari Istana Negara menuju komplek Balai Kota DKI. Di sana sudah ada ribuan pendukungnya yang yang ingin menyampaikan ucapan selamat secara langsung. Membludaknya warga menyebabkan suasana di halaman Balai Kota menjadi sangat semrawut.

Bahkan Anies dan Sandi sempat berjalan kaki beberapa saat dari seberang jalan masuk ke halaman Balai Kota. Sesampai di Balai Kota, dijadwalkan melakukan serah terima jabatan dengan Djarot, namnun yang bersangkutan tidak datang.

Selanjutnya menghantar Djarot dan Istri keluar dari Balai Kota. Namun acara itu gagal total. Anies dan Sandi juga tidak jadi pidato upacara selanat di gedung DPR.

Yon Parjiyono
Editor : Yon Parjiyono