logo

Meriah, Pembukaan Gala Desa di Kabupaten Purworejo

Meriah, Pembukaan Gala Desa di Kabupaten Purworejo

Deputi III Kemenpora Bidang Pembudayaan Olahraga memukul gong pembukaan Gala Desa di Purworejo.
Gala Desa adalah sebuah program yang sangat positif dan langsung menyentuh pada masyarakat pedesaan. Diharapkan ini bisa berkelanjutan.

PURWOREJO (Suara Karya): Pembukaan Gala Desa di Kabupaten Purworejo, Jawa Tengah berlangsung meriah. Acara yang digelar di Gelanggang Olahraga Remaja (GOR) WR Supratman pada Kamis (12/10) pagi itu secara resmi dibuka Deputi III Kemenpora Bidang Pembudayaan Olahraga Raden Isnanta yang ditandai dengan pemukulan gong.

Acara pembukaan diikuti 16 Kecamatan yang ikut ambil bagian pada Gala Desa tersebut, dan dimeraihkan berbagai atraksi dari cabang olahraga katare, pencak silat, dan taekwondo serta acara tari-tarian dari kelompok seni daerah setempat. Selain itu, juga ada paduan suara yang menyanyikan lagu-lagu pembakar semangat olahraga, di antaranya menyanyikan lagu Mars Patriot Olahraga.

Ke-16 Kecamatan yang ambil bagian dalam Gala Desa tersebut adalah Kecamatan Bruno, Butuh, Bayan, Banyu Urip, Bagelen, Grabag, Kemiri, Kaligeseng, Ngombol, Pituruh, Purwodadi, Purworejo, Loana, Bener, dan Gelenu.

Seluruh peserta ini akan berlomba dan bertanding dienam cabang olahraga memperebutkan Piala Menteri Pemuda dan Olahraga (Menpora). Keenam cabang olahraga yang dipertandingkan adalah atletik, sepakbola, bola voli, bulutangkis, tenis meja, dan sepak takraw.

Deputi III Kemenpora Bidang Pembudayaan Olahraga Raden Isnanta berharap acara Gala Desa ini dapat membangkitkan gairah berolahraga di kalangan masyarakat, menuju masyarakat yang sehat. Selain itu, tidak tertutup juga kemungkinan untuk menjaring bibit-bibit atlet berbakat dari Pedesaan yang selama ini belum tergali potensinya.

“Makanya, ada dua kategori dalam pelaksanaan Gala Desa ini. Satu untuk pelajar dan satu lagi untuk umum. Untuk umum tentunya hanya bertujuan untuk mengolahragakan masyarakat. Sementara untuk pelajar adalah untuk menjaring atlet berprestasi,” kata Raden Isnanta kepada Suara Karya, Kamis.

Sementara itu Bupati Purworejo Agus Bastian dalam sambutannya yang dibacakan Asisten Bupati Gandi Budi Suprianto yang bertindak selaku Inspektur Upacara mengatakan, Gala Desa dapat membangkitkan semangat masyarakat untuk lebih aktif berolahraga. Ia berharap ajang seperti ini bisa berkelanjutan dalam rangka menggairahkan masyarakat untuk berolahraga.

“Mudah-mudahan acara ini dapat berlangsung terus menerus dan mampu melahirkan atlet berprestasi. Dengan adanya Gala Desa, masyarakat di tingkat kabupaten dapat menunjukkan kemampuan terbaiknya di bidang olahraga. Gelar juara bukan satu-satunya yang dikejar di ajang seperti ini, melainkan melihat potensi atlet berbakat yang ada di pedesaan,” kata Gandi membacakan teks sambutan Bupati Purworejo.

Senada dengan Bupati, Kadispora Kabupaten Purworejo Dr Ahmad Kasim juga mengharapkan acara Gala Desa dapat berlangsung setiap tahun. Dengan banyaknya kompetisi di tingkat desa, kata dia, akan mudah memantau bibit atlet berprestasi.

“Gala Desa sebuah program yang sangat positif yang langsung menyentuh pada masyarakat pedesaan. Mudah-mudahan ini bisa berkelanjutan,” katanya. ***    

Markon Piliang
Wartawan Suara Karya, memulai karier jurnalistik sejak 1989. Lulus uji kompetensi PWI. Email : markpiliang@yahoo.com
Editor :