logo

Himpunan Pelukis Surabaya Kenang Rekan Sejawat Lewat Pameran

Himpunan Pelukis Surabaya Kenang Rekan Sejawat Lewat Pameran

Pelukis Surabaya gelar pameran untuk kenang rekan sejawat.(Suara Karya/Andira)
Hening pernah pameran bersama Antonio Blanco, dan aktif menggelar pameran di berbagai negara seperti Taiwan, Brunai, Singapura, Malaysia, Philipina, Thailand dan Vietnam.

SURABAYA (Suara Karya): Himpunan Pelukis Surabaya menggelar pameran seni untuk mengenang salah seorang rekan sejawat, Hening Purnamawati. Hasil penjualan karya seni 57 perupa itu nantinya akan diberikan pada ahli waris perupa wanita, yang meninggal di usia 57 tahun tersebut.

Menurut Aktivis Himpunan Peluksi Surabaya, Ivan Haryanto, sosok Hening Purnamawati sangat dikenal di kalangan perupa Surabaya. "Dia sosok seniman yang setia pada seni dan rajin menularkan ilmu pada generasi penerusnya, melalaui profesinya sebagai dosen dan pengajar di berbagai lembaga," ujarnya di Surabaya, Jumat (6/10).

Perempuan kelahiran Cimahi 3 September 1960 itu satu-satunya perempuan alumni pendidikan tinggi di STSRI Yogyakarta jurusan seni lukis. Hening pernah pameran bersama Antonio Blanco, dan aktif menggelar pameran di berbagai negara seperti Taiwan, Brunai, Singapura, Malaysia, Philipina, Thailand dan Vietnam.

Pelukis Surealisme terbaik versi Yayasan Seni Rupa Indonesia itu bahkan pernah dinobatkan sebagai perupa wanita berdedikasi se Jatim. "Kami menghormati beliau yang telah berjuang untuk seni rupa yang sama-sama kami geluti," ujarnya.

Saat pertama kali digagas untuk mengenang beliau, kata Ivan, ratusan perupa langsung tergerak untuk bergabung. Tapi pihak panitia sepakat hanya akan memamerkan 57 buah karya seni hasil karya 57 orang.

Pilihan jumlah 57 itu didasarkan pada usia beliau sejak lahir hingga akhir hayat. Pihak panitia akhirnya harus menyeleksi 57 karya dari ratusan karya seni yang disodorkan oleh para perupa asal Surabaya dan Jawa Timur.

Dalam even yang digelar di Orasis Art Gallery Surabaya tersebut, pihak panitia sebetulnya hanya berharap untuk memamerkan karya seni untuk mengenang beliau. Tapi sejumlah kolektor sudah siap untuk membeli, hingga akhirnya disepakati akan ada transaksi juga.

Lukisan lukis termahal dalam pameran pada 7-17 Oktober 2017 kali ini ditawarkan senilai Rp 27,5 juta. Lukisan berukuran 57 centimeter persegi berjudul 'Energi Sang Hening' itu merupakan karya Perupa Surabaya, Setyoko.***

Andira
email: andirask@gmail.com
Editor : Laksito Adi Darmono