logo

Khofifah Ikut Pilkada Jatim, Secepatnya Harus Keluar dari Kabinet

Khofifah Ikut Pilkada Jatim, Secepatnya Harus Keluar dari Kabinet

Khofifah Indar Parawansa. (Istimewa)
Mensos Khofifah telah memberikan laporan kepada Presiden Jokowi bahwa dirinya akan maju ke Pilkada Jatim untuk ketiga kalinya. Itu merupakan hak politik Khofifah sehingga keputusannya patut dihormati.

JAKARTA (Suara Karya): Wakil Presiden Jusuf Kalla meminta menteri yang akan mencalonkan diri dalam Pemilihan Kepala Daerah (Pilkada) untuk secepatnya keluar atau mengundurkan diri dari Kabinet Kerja.

Ya, mesti kampanye kan, kalau kampanye, ya keluar dari kabinet," kata Wapres usai meninjau proyek renovasi Stadion Gelora Bung Karno (GBK) Senayan, Jakarta, Selasa (3/10).

Lebih lanjut, JK mengatakan menteri yang ingin maju menjadi kepala daerah harus segera mengundurkan diri agar Presiden Joko Widodo dapat segera melantik menteri baru sehingga posisi yang ditinggalkannya tidak kosong terlalu lama.

"Ya, otomatis diganti, kalau kampanye kan tidak boleh," kata dia seperti dikutip Antara.

Saat ini diketahui sejumlah menteri Kabinet Kerja telah bersiap untuk maju dalam Pilkada, antara lain Menteri Sosial Khofifah Indar Parawansa yang akan maju ke Pilkada Jawa Timur dan Menteri Koperasi dan Usaha Mikro Kecil Menengah (UMKM) Puspayoga yang berencana maju ke Pilkada Bali.

Sebelumnya, JK menyampaikan kepada media di Kantor Wakil Presiden, Jakarta, Selasa (26/9), bahwa Mensos Khofifah telah memberikan laporan kepada Presiden Jokowi bahwa dirinya akan maju ke Pilkada Jatim untuk ketiga kalinya.

Menanggapi laporan tersebut Wapres mengatakan mengikuti Pilkada merupakan hak politik Khofifah sehingga keputusannya patut dihormati. ***

Dwi Putro Agus Asianto -
Karir di Harian Umum Suara Karya sejak 1992. Email:dwiputro2014@gmail.com
Editor :