logo

Bacagub Jatim Keluhkan Prosesi Pendaftaran Lewat Partai Demokrat

Bacagub Jatim Keluhkan Prosesi Pendaftaran Lewat Partai Demokrat

Foto : Istimewa
Menurut Bacagub La Nyalla Mattalitti, ada indikasi kuat bahwa keputusan PD dilakukan untuk mengakomodasi salah seorang calon saja

SURABAYA (Suara Karya): Bakal Calon Gubernur (Bacagub) Jatim, La Nyalla Mattalitti menyesalkan sikap Partai Demokrat (PD) yang mengubah-ubah jadwal pendaftaran calon gubernur. Tokoh yang sudah terlanjur keliling 38 kabupaten/kota di Jatim itu menyatakan mundur dari pendaftaran pencalonan Gubernur Jawa Timur dari PD.

Menurut Bacagub La Nyalla Mattalitti, ada indikasi kuat bahwa keputusan PD dilakukan untuk mengakomodasi salah seorang calon saja. "Perubahan jadwal ini juga tanpa pemberitahuan kepada calon yang sebelumnya sudah mendaftar. Itu menyalahi fatsun politik yang seharusnya dipahami elite partai," ujarnya, Senin (2/10).

Seperti diketahui, PD kembali membuka pendaftaran calon gubernur yang sebenarnya sudah ditutup beberapa waktu lalu. Padahal, Nyalla yang juga ketua umum Kadin Jatim mengaku mendaftar ke Partai Demokrat karena dianggap memiliki komitmen untuk membangun politik dan berdemokrasi secara jujur, elegan, dan sportif.

Pihaknya sejak awal mengaku ingin menjadi bagian dari proses edukasi bahwa politik tak selamanya buruk sebagaimana dipersepsikan mayoritas rakyat selama ini. "Tapi harapan melakukan proses politik yang baik lewat PD ternyata berbalik 180 derajat," tegasnya.

Padahal Nyalla mengaku sudah menunjukkan keseriusannya maju sebagai cagub, dengan mengunjungi 38 kabupaten/kota dan bertemu puluhan ribu tokoh agama, tokoh masyarakat, tokoh perempuan, akademisi, aktivis sosial, dan sebagainya. Dari hasil kunjungan itu, Nyalla mengaku menerima banyak keluhan terkait problematika rakyat yang membutuhkan kehadiran negara.

Nyalla yang ingin menjadi bagian dari proses edukasi bahwa politik tak selamanya buruk itu tidak menemukannya di Partai Demokrat. Meski demikian dia tetap berterima kasih kepada partai yang sebelumnya menerima pendaftarannya tersebut.

Menanggapi hal tersebut, Ketua Partai Demokrat Jatim Soekarwo menyatakan hak Nyalla kalau merasa diberlakukan tidak adil dan kecewa. "Orang gelo (kecewa) kan boleh. Yang jelas DPD hanya fungsi administrasi pendaftaran," ujarnya.

Soekarwo yang juga Gubernur Jatim itu menjelaskan bahwa dalam rapat di Sahid Jakarta, DPP PD menginstruksikan untuk membuka pendaftaran lagi secara nasional, termasuk Jatim. Pihak DPD sendiri mengaku belum mengantongi nama yang akan diusung, karena baru akan dirapatkan pada 10 Oktober mendatang di DPP.***

Andira
email: andirask@gmail.com
Editor : Laksito Adi Darmono