logo

Gubernur Djarot Klaim Berhasil Menata Kota, Sejumlah Penghargaan Internasional Diraih Jakarta

Gubernur Djarot Klaim Berhasil  Menata Kota,  Sejumlah Penghargaan Internasional  Diraih Jakarta

Gubernur DKI Djarot Saeful Hidayat mundur dan
Penataan kota paling dirasakan warga Jakarta adalah penanggulangan banjir. Namun di sisi lain, kemacetan justru semakin parah akibat dibangun akses jalan protokol.

JAKARTA (Suara Karya): Gubernur DKI Jakarta Djarot Saeful Hidayat mengklaim telah berhasil menata sejumlah masalah akut seperti banjir dan kampung kumuh.

Namun. orang nomor satu di Pemerintah Provinsi DKI itu tidak.berani menyatakan telah berhasil menaga kemacetan. 

Ia menyampaikan LKPJ Akhir Masa Jabatan gubernur periode 2012-2017 kepada rapat paripurna DPRD DKI tentang gubernur periode 2012-2017 pada rapat DPRD. Dalam pidatonya, Djarot menyampaikan secara singkat hasil dari pelaksanaan pembangunan yang dibagi menjadi tiga indikator, yakni indikator pembangunan manusia (IPM), indikator ekonomi dan indikator sosial.

Dalam kurun waktu lima tahun terakhir IPM terus mengalami peningkatan yang cukup menggembirakan. Di mana, kinerja pembangunan manusia di DKI Jakarta pada 2013 tercatat hanya sebesar 78,08 persen kemudian meningkat 79,60 persen pada tahun 2016. Angka tersebut di atas rata-rata tingkat nasional sebesar 69,24 persen.

"Pencapaian IPM DKI Jakarta merupakan IPM tertinggi provinsi secara nasional. Hal tersebut mengindikasikan besarnya kesempatan masyarakat Jakarta mendapatkan pelayanan dalam bidang kesehatan, pendidikan dan peningkatan pendapatan," ujarnya, Rabu (13/9).

Djarot juga menyampaikan laporan atas hasil pembangunan yang telah dilakukan Pemerintah Provinsi (Pemprov) DKI Jakarta selama kurun waktu 2013-2017.

Di antaranya pengembangan sistem transportasi, antisipasi banjir, rob, genangan, peningkatan kualitas lingkungan perumahan dan pemukiman kota, pelayanan publik, kualitas pendidikan dan kesehatan.

 

"Atas berbagai upaya tersebut Pemprov DKI Jakarta berhasil mendapatkan berbagai penghargaan dan prestasi," ungkapnya.

Meski demikian, Djarot menilai, kesuksesan pembangunan yang telah dilakukan tidak lepas dari dari peran serta dan dukungan DPRD DKI, Forum Komunikasi Pimpinan Daerah (Forkopimda), Satuan Kerja Perangkat Daerah (SKPD), seluruh warga Jakarta beserta elemennya.

Di lokasi yang sama, Wakil Ketua DPRD DKI Jakarta, Mohamad Taufik menuturkan, LKPJ AMJ yang telah disampaikan langsung ini selanjutnya akan dibahas di masing-masing komisi serta Badan Anggaran (Banggar) DPRD DKI.

"Hasil rekomendasinya akan kami sampaikan pada paripurna Senin, 25 September mendatang," ucapmya.

Yon Parjiyono
Editor : Yon Parjiyono