logo

UT, Akses Warga Sorong Kuliah di Perguruan Tinggi Negeri

UT, Akses Warga Sorong Kuliah di Perguruan Tinggi Negeri

Dosen dan Staf UT UPBJJ Sorong, Papua Barat
Warga Papua Barat di Sorong Raya, patut bersyukur karena Universitas Terbuka (UT) yang adalah perguruan Tinggi Negeri itu bisa eksis di sana. Diharapkan dengan kehadiran UT di Sorong Raya, SDM daerah ini berkualitas dari aspek intelektual.

SORONG (Suara Karya) :  Kehadiran Universitas Terbuka (UT) di Sorong, membuka akses bagi  2.066 warga  Sorong, Papua  Barat,  mengenyam pendidikan  di Perguruan Tinggi Negeri  (PTN).

“Kami , atas nama  warga Papua Barat menyampaikan terima kasih yang  tak  terhingga kepada pihak-pihak yang  mendatangkan  Perguruan Tinggi  Negeri  seperti  Universitas Terbuka (UT) ini di Sorong. Karena, sebagai  PNS, kami  memanfaatkan belajar mandiri  melalui  media online (internet), di Universitas Terbuka (UT) , untuk meraih gelar  S1 mau pun S2 ,” kata  Dorkas,  salah satu mahasiswi UT kepada Suara Karya di Sorong, Selasa.

Menurut Dorkas, kuliah di UT dirasakan sama dengan  perguruan Tinggi lainnya. Bahkan belajar di UT, buku-bukunya lengkap ( modul - modul) yang sudah disiapkan  pihak  universitas. Apalagi ditambah dengan sumber lain dari  jurnal dalam negeri  mau pun  luar negeri.

Selanjutnya, digelar  diskusi-diskusi  antar   mahasiswa  satu jurusan  dari seluruh Indonesia. Para mahasiswa  membahas materi kuliah, dan dipandu oleh  dosennya melalui online (internet).  Metode tersebut membuat mahasiswa mudah memahami materi kuliah karena  ada interaksi antar mahasiswa dipandu oleh dosen mata kuliah  bersangkutan.

Memang, bagi mahasiswa yang malas dan lemah daya tangkapnya, tentu tak mampu mengikuti sistem perkuliahan  yang diterapkan Universitas Terbuka (UT). “Selama perkuliahan berlangsung teman-teman  mahasiswa  di UT Sorong mampu  menjalani perkuliahan yang diterapkan  dengan metode  belajar mandiri ini,”kata Dorkas.

Tugas-tugas yang diberikan ,berupa makalah-makalah,  mahasiswa mampu  mengerjakannya  secara personal  dengan berhasil baik.

Belajar ilmu penelitian di UT, mudah dipahami karena selain-buku-bukunya lengkap tapi juga  cepat ditangkap melalui diskusi online itu. “Jadi, kalau ada rekan mahasiswa yang belum mengerti, itu  dijelaskan detail oleh kawan mahasiswa lainnya entah dari, Jakarta, Bandung,Surabaya atau Medan. Ini, yang saya katakan  metode belajar  madiri  di Universitas Terbuka itu, memang sangat berbobot,”kata Dorkas.

Kepala Perwakilan  UPBJJ  Universitas  Terbuka Sorong, Kusnadi S.Pd,M.Pd, mengatakan,pihaknya,  juga menggelar S2.  Angkatan I,  Manajemen Perikanan  angkatan ke-2  Magister Manajemen dan Pendidikan Dasar. Dan, kini masuk ke angkatan ke-3,  yaitu Administrasi Publik dan Manajemen . Kamudian, untuk setiap semester ada penerimaan mahasiswa baru.

Jumlah mahasiswa  masa registrasi 2017.2  antara lain pendidikan dasar  (Pendas)  920 mahasiswa, non  Pendas 1.042  serta, S2  ada 94 mahasiswa.  Sedangkan Bidik Misi, sudah angkatan ketiga diselenggarakan oleh UPBJJ Sorong.

Kantor  Universitas Terbuka Papua Barat berkedudukan di Kota Sorong. Diperkirakan 8 bulan ke depan,  Universitas Terbuka  UPBJJ Sorong sudah memiliki  kampus sendiri.***

 

Yacob Nauly
Editor : Dwi Putro Agus Asianto -