logo

Frisian Flag Bantu Tingkatkan Gizi Anak Jawa Timur

Frisian Flag Bantu Tingkatkan Gizi Anak Jawa Timur

Para guru dilibatkan dalam training of trainers (ToT) untuk meningkatkan kualitas gizi anak. (Suara Karya/Andira)
Sebelum ada intervensi para guru, perilaku dan pengetahuan para siswa di wilayah pinggiran kota masih tergolong rendah
13 September 2017 08:10 WIB
Penulis : Andira

SURABAYA (Suara Karya): Frisian Flag Indonesia memastikan Jawa Timur masih belum optimal menerapkan perilaku konsumsi gizi seimbang pada anak-anak. Produsen susu ini akhirnya menggandeng para guru di wilayah ini untuk membantu meningkatkan kualitas gizi anak-anak.

Menurut CSR Manager Frisian Flag Indonesia, Refa Griyanda, pihaknya kali ini menggelar training of trainers (ToT) bagi 270 guru di Kota Surabaya. "Pelatihan melibatkan para guru terbukti mampu meningkatkan kualitas gizi setelah tiga bulan," ujarnya di Surabaya, Selasa (11/9).

Sebelum ada intervensi para guru, kata dia, perilaku dan pengetahuan para siswa di wilayah pinggiran kota masih tergolong rendah. Dia bahkan memastikan hanya 38,9 persen saja siswa yang mengetahui isi pedoman gizi seimbang.

Selain soal gizi, kebiasaan berolahraga juga diklaim sangat rendah atau hanya 5,9 persen saja. Methode intervensi yang kemudian dilakukan di lingkungan sekolah akhirnya mampu meningkatkan pengetahuan gizi dan perilaku hidup sehat.

Pada bagian lain, kepala Sekolah SDN Perak Barat Surabaya, Rini Wulandari menyebutkan, para guru memiliki andil besar karena perannya sebagai pengganti orangtua saat berada di sekolah. "Mereka mampu memberikan pengaruh kepada para siswanya," ujarnya.

Beragam kegiatan yang dilaksanakan dalam program ini diantaranya edukasi dan pelatihan bagi para guru, pemaparan dan edukasi di lingkungan sekolah bagi guru dan siswa dan kreativitas di luar sekolah. Termasuk pula pembagian sampel susu dan pemantauan secara berkala.

Selama 2017, program ini sendiri menyasar lebih dari 700 sekolah dan lebih dari 8.000 guru yang memiliki 500 ribu siswa. Mereka tersebar di 24 kota di Provinsi DKI Jakarta, Jabar, Jateng, Jatim, DIY, Riau, Jambi dan Sumatera Utara.

Dia berharap, program ini bisa membantu mewujudkan masa depan yang lebih cerah bagi anak dan keluarga Indonesia. Pihaknya juga akan terlibat untuk ikut menyediakan gizi terbaik dan meningkatkan status gizi masyarakat melalui peningkatan pengetahuan tentang gizi seimbang.***

Editor : Dwi Putro Agus Asianto