logo

Ikke Nurjanah Didaulat Gantikan Rhoma Irama Pimpin PAMMI

Ikke Nurjanah Didaulat Gantikan Rhoma Irama Pimpin PAMMI

Penyelenggaraan Musyawarah Nasional (Munas) Ke- IV Persatuan Artis Musik Melayu-Dangdut Indonesia (PAMMI) masih sebulan lebih. Namun dukungan  ke pedangdut Ikke Nurjanah untuk dicalonkan menjadi Ketua Umum terus menguat.
15 Februari 2017 20:15 WIB
Penulis :

JAKARTA (SK)- Penyelenggaraan Musyawarah Nasional (Munas) Ke- IV Persatuan Artis Musik Melayu-Dangdut Indonesia (PAMMI) masih sebulan lebih. Namun dukungan  ke pedangdut Ikke Nurjanah untuk dicalonkan menjadi Ketua Umum terus menguat.

Dukungan tersebut antara lain datang dari para pedangdut senior, dan potensial suara dari para kader PAMMI di tingkat Dewan Pengurus Daerah (DPD).

Hal ini terungkap saat Ikke Nurjanah menjadi narasumber exclusive live talkshow yang digelar Bens Radio106.2 FM, PAMMI (Persatuan Artis Musik Melayu-Dangdut Indonesia), bersama Forum Wartawan Hiburan (FORWAN) Indonesia, dan Etnikom  Chanel, di Jakarta.

“Kami teman-teman dari DPD PAMMI Jawa Barat, 80 persen dukung teh Ikke menjadi Ketua Umum mendatang, kalau memang bang Haji Oma benar-benar tidak maju lagi,” kata Nono, mewakili teman-temannya, dari DPD PAMMI Jawa Barat.

Hal itu disampaikan melalui live show yang disiarkan langsung oleh Bens Radio 106.2 FM, Jagakarsa Jakarta Selatan, Rabu(15/2).

Tidak hanya dukungan dari DPD PAMMI Jawa Barat, Ikke juga mendapat dukungan para kader PAMMI dari DPD Sulawesi Selatan.

“Kami dari DPD PAMMI Sulawesi Selatan mendukung 1000 persen mbak Ikke jadi Ketua Umum PAMMI untuk menggantikan bang Haji Rhoma,” kata Wandi Daeng Kulle, Sekjen DPD PAMMI Sulawesi Selatan, melalui live show Bens Radio 106.2 FM, yang dipandu penyiar senior Ozy Miharja.

Sejumlah artis dangdut senior, di antaranya Jaja Mihardja dan Caca Handika, juga menyatakan dukungannya, agar Ikke Nurjanah bersedia untuk dicalonkan.

“Menurut pengamatan ane, Ikke pantas menduduki kursi Ketua Umum. Karena selain pengalaman sebagai Ketua Harian, integritas dan namanya bagus,” kata Jaja Mihardja, saat bincang dengan awak media belum lama ini.

Lalu apa tanggapan Ikke Nurjanah atas dukungan yang dialamatkan kepadanya, jelang Musyawarah Nasional Ke- IV PAMMI?

“Pertama-tama saya mengucapkan terima kasih. Tapi Munas-nya masih sebulan lagi. Jadi belum saatnya membicarakan pencalonan Ketua Umum PAMMI. Tapi kalau boleh jujur, saya merasa belum pantas menduduki jabatan itu. Saya masih banyak kekurangan. Masih banyak kader lain yang lebih kredibel dan kapabel dibanding saya,”  kata Ikke merendah. 

Masa kepemimpinan H Rhoma Irama sebagai Ketua Umum PAMMI periode 2012 – 2017 akan berakhir.

Selanjutnya organisasi seniman yang sudah berusia 25 tahun ini akan menggelar Musyawarah Nasional (MUNAS) Ke- IV, diselenggarakan di Convention Center Hotel Mercure, Ancol Jakarta Utara, Jum’at s/d Minggu, 24 – 26 Maret 2017 mendatang.

Dalam perjalanannya, PAMMI telah mengukir berbagai prestasi, antara lain beberapa kali menggelar acara Lomba Karya Cipta Lagu Dangdut, tahun 1986, 1987, 1991 dan tahun 2013. Tahun 1991 PAMMI menggelar Musyawarah Nasional (MUNAS) Ke-1, di Jakarta. Menyusul MUNAS berikutnya di tahun 2006 yang juga digelar di Jakarta. Selanjutnya MUNAS Ke-3 PAMMI di tahun 2012 digelar di Surabaya Jawa Timur.