logo

Polda Jateng Gelar Rekonstruksi Kasus Sweeping di Solo

Polda Jateng Gelar Rekonstruksi Kasus Sweeping di Solo

Rekonstruksi kasus sweeping disertai perusakan dan penganiayaan di Restoran Social Kitchen Solo, Jawa Tengah, mendapat k

SOLO (SK)- Kepolisian Daerah Jawa Tengah (Polda Jateng), menggelar rekonstruksi kasus sweeping dan perusakan Restoran Social Kitchen, di Solo, Jawa Tengah, Rabu (11/1). Sebanyak 11 tersangka menjalani reka ulang kejadian dengan penjagaan ketat dari ratusan aparat kepolisian.

Menurut Kapolresta Solo, Kombes Pol Achmad Luthfi, kepada wartawan disela-sela rekonstruksi, ada 57 adegan yang diperagakan tersangka. "Ada 11 tersangka dengan total 57 adegan sesuai perannya sesuai dengan Berita Acara Perkara (BAP). Ada tadi tersangka yang semula menolak melakukan adegan tapi setelah diklarifikasi ternyata memang dia melakukan," jelas Kapolresta.

Lebih lanjut Ahmad Luthfi mengatakan reka adegan di Kota Solo tersebut merupakan yang kedua kalinya. Yang pertama telah dilakukan di Mapolda Jawa Tengah. Rekonstruksi di Restoran Social Kitchen tersebut lanjutan dari reka adegan sebelumnya. Dalam rekonstruksi pertama mengenai pertemuan atau titik temu pertama sebelum mereka melakukan aksinya.

"Dari rekonstruksi ini dimungkinkan ada tersangka lainnya. Tetapi itu kewenangan dari Polda Jawa Tengah, kami hanya membantu," jelasnya lagi.

Kapolresta mengatakan, para tersangka kasus perusakan tersebut saling terkait. Keterkaitan antara kelompok tersebut akan dijadikan petunjuk dalam proses penyidikan. Rekonstruksi kasus sweeping yang berujung perusakan dan penganiayaan tersebut dijaga ketat ratusan Brimob bersenjata lengkap.

Disekitar lokasi juga dipasang garis polisi. Selama hampir dua jam, para tersangka menjalani rekonstruksi tersebut. Dalam kasus tersebut ditetapkan 11 tersangka. Diantaranya Ketua Laskar Umat Islam Surakarta (LUIS) Edi Lukito, Sekretaris LUIS Endro Sudarsono, Suparwoto alias Salman Alfarizi, Joko Sutarto, Suparno alias Yusuf Suparno, serta Margiyanto alias Abu Rehan.

Endang Kusumastuti
Editor :