logo

Polsuska Bekuk Pencuri Spesialis di KA Eksekutif

 Polsuska Bekuk Pencuri Spesialis di KA Eksekutif

SURABAYA (SK) - Seorang pencuri spesialis barang-barang milik penumpang kereta api (KA) eksekutif dibekuk petugas Polisi Khusus Kereta Api (Polsuska). Ulah tersangka Ahmad Nur (52) itu terungkap berkat kamera CCTV yang terpasang di gerbong kereta.

SURABAYA (SK) - Seorang pencuri spesialis barang-barang milik penumpang kereta api (KA) eksekutif dibekuk petugas Polisi Khusus Kereta Api (Polsuska). Ulah tersangka Ahmad Nur (52) itu terungkap berkat kamera CCTV yang terpasang di gerbong kereta.

Menurut Manager Humas PT KAI Daop 8 Surabaya, Gatut Sutiyatmoko, tersangka yang warga Subang Jawa Barat itu sengaja menyaru sebagai penumpang KA Sembrani. "Tersangka mengincar barang berharga milik penumpang yang tertidur lelap," ujarnya di Surabaya, Rabu (11/1).

Kronologis kejadian bermula saat petugas KA yang melakukan patroli keliling gerbong, melihat tas milik korban Ignasius Doni, yang berada di posisi tidak aman, pada Rabu pukul 01.40 WIB. Oleh petugas, penumpang yang sedang tidur terlelap itu dibangunkan dan diminta untuk memindahkan tasnya ke tempat yang lebih nyaman.

Penumpang KA Sembrani yang naik dari Stasiun Tegal menuju Stasiun Pasar Turi itu terkejut. Karena tas yang sebelumnya berada di sebelah kiri itu, sudah berpindah tempat.

Saat diperiksa, ternyata isi tas berupa laptop dan tablet sudah hilang. Warga Kebon Jeruk Jakarta itu panik dan langsung melaporkan kehilangan itu kepada petugas yang masih ada di dekatnya.

Laporan itu direspon petugas dengan membuka rekaman kamera CCTV, hingga akhirnya menemukan sosok pria mencurigakan yang mengenakan baju kotak. Meski demikian, petugas tidak langsung melakukan penangkapan.

Petugas hanya mengawasi tersangka seolah-olah tidak terjadi apa-apa. Baru setelah tiba di Stasiun Pasar Turi, tersangka yang belakangan diketahui bernama Ahmad Nur itu langsung diamankan petugas.

Pelaku yang mengenakan pakaian rapi dan masih membawa barang bukti hasil kejahatan itupun tak bisa berkutik. Oleh Polsuska, tersangka diserahkan ke Polsek Bubutan Surabaya untuk diproses secara hukum.

Andira
Editor :