11 January 2017 15:00 WIB
Editor : Bayu Legianto

Polisi Ringkus Komplotan Perampok SPBU Bekasi

Polisi Ringkus Komplotan Perampok SPBU Bekasi

JAKARTA (SK) - Setelah diburu seminggu, Tim Reserse Mobil Polda Metro Jaya menangkap komplotan perampok stasiun pengisian bahan bakar umum (SPBU) Jatiwarna, Bekasi yang membawa kabur uang Rp 300 juta. Tiga dari lima tersangka diringkus  yaitu Agus alias Bulku, Solad Hidayat, dan Saini Bin Slamet. Satu dari ketiga tersangka  terpaksa ditembak karena melakukan perlawanan.

Insiden pencurian itu terjadi di Jalan Raya Hankam depan rental PS RT/RW, 006/09, Kelurahan Jatiwarna, Kecamatan Pondok Melati, Kota Bekasi, pada 3 Januari 2017. Kanit IV Subdit 3 Resmob Polda  Kompol Teuku Arsya Khadafi, korban perampokan atas nama Agus Nurjaman (satpam SPBU) masih dirawat di rumah sakit karena luka bacok.

Kabid Humas Polda Metro Jaya Kombes Argo Yuwono menjelaskan, insiden pencurian itu terekam kamera CCTV di SPBU. Dalam rekaman CCTV , saksi korban Nurjaman hendak mengantar uang Rp 300 juta ke Bank BCA Capem Pondok Gede. Belum jauh berjalan menggunakan sepeda motor, pelaku menghadang korban dengan  sepeda motor hingga  korban terjatuh. Pelaku lainnya yang siap dengan sepeda motor,  menyeret korban yang terjatuh di aspal.

Tidak lama kemudian, pelaku tersebut mengayunkan senjata tajam ke arah kaki korban hingga korban meringis kesakitan. Pelaku kemudian merampas tas korban yang berisi uang tunai Rp 300 juta.

Menurut Argo, komplotan ini merupakan spesialis perampok SPBU. Sebelum beraksi, mereka selalu menggambar denah lokasi, dan berbagi tugas. Pada kejadian di SPBU Jatiwarna, pelaku membagi tugas. " Bulku membacok korban menggunakan golok, Somad, pengendara sepeda motor yang membonceng Bulku, dan Saini bertugas mensurvei sebelum merampok dan pada saat akan merampok," ujar Arsya.