logo

Dari Hasil Royalti, Penulis Buku Aqua Dwipayana Umrahkan 35 Dhuafa

Dari Hasil Royalti, Penulis Buku Aqua Dwipayana Umrahkan 35 Dhuafa

Motivator sekaligus penulis buku, Aqua Dwipayana memberangkatkan 35 dhuafa untuk mengikuti ibadah umrah dari hasil royalti bukunya.Buku berjudul "The Power of Silaturahim: Kiat Sukses Menjalin Komunikasi" tembus cetakan 100 ribu eksemplar.

JAKARTA (SK) - Motivator sekaligus penulis buku, Aqua Dwipayana memberangkatkan 35 dhuafa untuk mengikuti ibadah umrah dari hasil royalti bukunya.Buku berjudul "The Power of Silaturahim: Kiat Sukses Menjalin Komunikasi" tembus cetakan 100 ribu eksemplar.

"Sejak awal, saya memang sudah berniat menyumbangkan seluruh royalti dari buku tersebut, tapi dalam bentuk ibadah umrah," kata Aqua usai melepas para penerima umrah menuju Tanah Suci Mekkah, di bandara Soekarno-Hatta, Cengkareng, Tangerang, Selasa (10/1).

Doktor ilmu komunikasi jebolan Universitas Padjajaran Bandung mengaku tak menyangka buku The Power of Silaturahmi mendapat respon dari masyarakat, hingga berhasil tembus cetakan hingga 100 ribu eksemplar. Padahal, buku setebal 300 lembar tersebut awalnya adalah souvenir bagi para undangan yang hadir dalam sidang doktornya.

"Alhamdulillah, ternyata buku tersebut disukai masyarakat. Sehingga dhuafa yang berangkat umrah jadi lebih banyak," kata Aqua yang tahun lalu menulis disertasi doktornya berjudul "Citra Kepolisian Republik Indonesia Dalam Pandangan Pemangku Kepentingan: Studi Kasus Pelayanan Publik Polisi Lalu Lintas Polda Jawa Barat."

Aqua menuturkan, proses pembuatan buku The Power of Silaturahmi nyaris tanpa kendala. Bahkan buku yang dieditori wartawan senior Nurcholis MA Basyari itu mendapat kata pengantar dari idolanya, Guru Besar Ilmu Komunikasi Fikom Unpad, Prof Deddy Mulyana. Ia menyebutkan para penerima umrah gratis itu datang dari beragam profesi mulai dari pegawai honorer, pensiunan pegawai biasa, guru sekolah dasar, anggota TNI-Polri, pegawai swasta, ibu rumah tangga dan juru parkir.

"Mereka juga datang dari berbagai daerah di Indonesia tak hanya dari Jabodetabek, tapi ada yang dari Bali, Maluku, Nusa Tenggara Timur, Sumatera Barat, Sulawesi Selatan hingga Kalimantan Selatan," tutur Aqua.

Undang Suryaman, salah satu penerima umrah gratis itu mengaku tak percaya ketika seorang bernama Aqua Dwipayana menawarkan umrah gratis. Padahal, sebelumnya mereka tak saling kenal.

"Mungkin saya pernah tatap muka dengan pak Aqua, tetapi tak kenal secara pribadi," kata Undang yang sehari-hari menjadi juru parkir di kampus Unpad Bandung tersebut. Ia sekali lagi mengaku bahagia mendapat kesempatan ibadah umrah ke Tanah Suci yang sudah lama diidam-idamkannya. Karena penghasilannya sebagai juru parkir hanya bisa untuk memenuhi kebutuhan keluarganya sehari-hari.

Editor :