08 January 2017 21:27 WIB
Editor : Bayu Legianto

Kemristekdikti Alokasikan Anggaran Penelitian Rp1,4 Triliun Untuk Perguruan Tinggi

Kemristekdikti Alokasikan Anggaran Penelitian  Rp1,4 Triliun Untuk Perguruan Tinggi

JAKARTA (SK) - Kementerian Riset Teknologi dan Pendidikan Tinggi (Kemristekdikti) tahun ini mengalokasikan dana penelitian untuk perguruan tinggi hingga sebesar Rp1,4 triliun. Proporsi pendanaan diberikan berimbang antara perguruan tinggi negeri (PTN) dengan swasta (PTS).

"Usulan penelitian yang didanai sebanyak 49 persen berasal dari PTN dan 50,09 persen dari PTS," kata Menristekdikti, Mohamad Nasir dalam penjelasannya kepada wartawan, di Jakarta, Jumat (6/1).

Ia menjelaskan, dana penelitian tersebut berasal dari anggaran BOPTN (biaya operasional perguruan tinggi negeri). Dana tersebut belum termasuk anggaran untuk PTN-BH (berbadan hukum) sebesar Rp380 miliar dan dana untuk pengabdian kepada masyarakat sebesar Rp150 miliar.

"Proses seleksi atas usulan proposal dari perguruan tinggi sudah dilakukan sejak Juni 2016. Saat ini dalam proses penetapan PT penerima," ujarnya.

Nasir berharap, penelitian yang dilakukan tak sekadar mendongrak jumlah publikasi ilmiah Indonesia yang masih rendah, tetapi harus bisa memiliki nilai komersial untuk dikembangkan menjadi industri.

"Sedikitnya level penelitiannya sudah pada tahap 6,7 atau 8. Sehingga tak butuh waktu lama untuk dikembangkan menjadi industri," ucap mantan Rektor Universitas Diponegoro (Undip) Semarang itu mrnegaskan.

Nasir memaparkan, usulan penelitian terbesar justru datang dari PTS yaitu 52,55 persen, sementara PTN sebesar 47,45 persen. Dari jumlah itu, usulan penelitian yang didanai Kemristekdikti ada 49,91 persen dari PTN dan 50,09 persen dari PTS.

"Jumlah perguruan tinggi pengusul sebanyak 114 PTN dan 1.222 PTS. Adapun jumlah perguruan tinggi yang didanai ada 113 PTN dan 991 PTS yang tersebar di 14 Koordinator Perguruan Tinggi Swasta (Kopertis)," ujarnya.

Untuk dana penelitian bidang pengabdian kepada masyarakat, disebutkan, ada 49,3 persen usulan dari PTN dan 50,7 persen dari PTS. Adapun usulan penelitian yang didanai sebanyak 56 persen dari PTN dan 44 persen dari PTS.

"Jumlah perguruan tinggi pengusul ada sebanyak 112 PTN dan 840 PTS. Adapun perguruan tinggi yang didanai ada 93 PTN dan 310 PTS yang tersebar di 14 Kopertis,"tuturnya.

Menristekdikti memaparkan, penelitian bersifat fundamental ada 399 proposal, penelitian kerja sama dengan luar negeri dan publikasi internasional ada 200 proposal. Sedangkan penelitian berbasis kompetensi ada 375 proposal.

"Untuk penelitian unggulan perguruan tinggi ada 2.221 proposal dan penelitian produk terapan ada 3.368 proposal. Sedangkan penelitian unggulan strategis nasional ada 38 proposal," ucap Nasir mrnandaskan.